Negeri Satu Gabus


widget

Monday, 28 November 2011

Lulusan Perdana UMN Sudah Dapat Kerja

Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menggelar upacara wisuda perdana di Kampus UMN, Serpong, Sabtu (26/11/2011). Jumlah wisudawan perdana lembaga pendidikan milik Kompas Gramedia ini ada 75 orang. Mereka terdiri atas 6 mahasiswa akuntansi, 16 orang dari desain dan komunikasi visual, 25 orang dari ilmu komunikasi, 3 orang dari sistem informatika, 5 orang dari sistem komputer, 17 orang dari teknik informatika, dan 3 orang dari manajemen.

Sebanyak 18 lulusan tercatat sebagai lulusan dengan predikat cum laude. Satu lulusan di antaranya memperoleh IPK sempurna yakni 4,0. Lulusan terbaik UMN tercatat atas nama Antony.

"Acara ini tentunya bersejarah karena kami baru pertama kali meluluskan," ungkap Hira Meidia, Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan
ketua panita pelaksana Wisuda Perdana UMN. Acara wisuda perdana ini dihadiri pendiri Kompas Gramedia Jacob Oetama dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu.


Sebanyak 80 persen lulusan perdana Universitas Multimedia Nusantara telah telah mendapat pekerjaan. Mereka diharapkan mampu berkontribusi terhadap pengembangan industri kreatif di tanah air.
Demikian terungkap dalam acara wisuda perdana UMN di Kampus UMN di kawasan Serpong, Sabtu (26/11/2011).  
Dalam acara tersebut juga disampaikan, dua wisudawan perdana mendapatkan beasiswa program Magister di dua Universitas Jepang dan Malaysia.

Hira Meidia, Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan ketua panita pelaksana Wisuda Perdana UMN, menyebutkan kedua lulusan ini mendapatkan beasiswa penuh dari
Tokyo Denki University Jepang dan Universiti Tunku Abdul Rahman Malaysia.

"Hari ini akan diberikan simbolik beasiswa untuk program magister dari Tokyo Denki University Jepang dan Universiti Tunku Abdul Rahman Malaysia kepada dua wisudawan kita," kata Hira.

Dalam kesempatan itu, Rektor UMN Ninok Leksono berharap alumni perdana UMN ini dapat menjadi duta-duta pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia. Mari Elka sebagai pemimpin pengembangan ekonomi kreatif, lanjut Ninok, pasti membutuhkan sumber daya manusia yang mumpuni yang mampu membuat industri kreatif di tanah air unjuk gigi di pasar internasional.

0 comments:

Post a Comment

Silahkan tulis komentar Anda !