Negeri Satu Gabus


widget

Saturday, 28 April 2012

Bekal Buat Para Pemimpin Lembaga

Untuk para pemimpin organisasi atau lembaga atau instansi, atau siapa saja yang membawahi banyak pekerja, diharapkan memahami kebutuhan kebutuhan manusia yang sangat mendasar. Untuk lebih jelasnya sebaiknya baca artikel berikut ini.
Sebagai seorang pegawai atau pekerja tidak terlepas dari sifat-sifat sebagai manusia, yakni :
1. Ingin dimengerti
2. Ingin diperhatikan, tak ingin di ‘cuekin’
3. Tak ingin disalahkan
4. Ingin dilayani dengan baik
5. Ingin dihargai
6. Dianggap penting
7. Merasa nyaman dalam bekerja
8. Ingin selalu harapannya terpenuhi
Demikian pula apabila kita melihat teori kebutuhan manusia menurut Abraham Maslow, bahwa setiap individu memiliki kebutuhan-kebutuhan yang tersusun secara hierarki dari tingkat yang paling mendasar sampai pada
tingkatan yang paling tinggi.
Setiap kali kebutuhan pada tingkatan yang paling rendah telah terpenuhi, maka akan muncul kebutuhan lain yang lebih tinggi. Pada tingkat yang paling bawah, manusia membutuhkan kebutuhan yang sangat  mendasar yang bersifat biologis. Pada tingkat yang lebih tinggi manusia membutuhkan kebutuhan untuk mengaktualisasikan diri.
Dalam suatu organisasi atau lembaga atau instansi, kebutuhan-kebutuhan tersebut diterjemahkan sebagai berikut :
a. kebutuhan fisiologis dasar, seperti : makanan, pakaian, perumahan dan fasilitas-fasilitas dasar lainnya yang berguna untuk kelangsungan pegawai;
b. kebutuhan akan rasa aman, seperti lingkungan kerja yang bebas dari segala bentuk ancaman, keamanan jabatan atau posisi, status kerja yang jelas;
c. kebutuhan untuk dicintai dan disayangi, seperti interaksi dengan rekan kerja, kebebasan untuk melakukan aktivitas sosial;
d. kebutuhan untuk dihargai, seperti pemberian penghargaan (reward) dan mengakui hasil karya pegawai;
e. kebutuhan aktualisasi diri, seperti kesempatan dan kebebasan untuk merealisasikan cita-cita atau harapan pegawai, kebebasan untuk mengembangkan bakat atau talenta pegawai.
Selain itu pakar lainnya yaitu David Mc Celland mengatakan tingkat kebutuhan
manusia terdiri dari
1) Need for Achievement (nAch), kebutuhan untuk berprestasi yg merupakan refleksi dari dorongan rasa tanggungjawab untuk memecahkan masalah;
2) Need fo Affiliation (nAff), kebutuhan untuk berafiliasi, merupakan dorongan untuk berinteraksi dengan orang lain, berada sama dengan orang lain dan tidak merugikan orang lain;
3) Need for Power (nPow), kebutuhan akan kekuasaan merupakan refleksi dari
dorongan untuk mencapai otoritas, untuk memiliki pengaruh terhadap orang lain.
Yang tak kalah penting juga teori kebutuhan yang dikemukakan oleh Victor
Vroom, yang mefokuskan pada tiga harapan, yaitu :
1. Hubungan upaya-kinerja : probabilitas yang dipersepsikan oleh pegawai yang mengeluarkan sejumlah upaya tertentu akan mendorong kinerja;
2. Hubungan kinerja-ganjaran : derajat sejauh mana pegawai meyakini bahwa
berkinerja pada tingkat tertentu akan mendorong tercapainya keluaran yang
diinginkan;
3. Hubungan ganjaran-tujuan pribadi : derajat sejauh mana ganjaran organisasi memenuhi tujuan/kebutuhan pegawai dan daya tarik ganjaran potensial untuk pegawai.
Dengan melihat teori-teori kebutuhan manusia dari para pakar sumber daya
manusia (SDM), maka akan sangat penting bagi suatu organisasi atau lembaga atau instansi untuk melihat dan memperhatikan kebutuhan dan harapan pegawai, mengingat setiap pegawai dalam
organisasi berasal dari berbagai latar belakang sosial, pendidikan, ekonomi yang berbeda-beda.
4. Demikian juga untuk lingkup PNS, sudah sepatut dan sepantasnyalah kebutuhan dan keinginan PNS bisa dipenuhi oleh Pemerintah dan Pemerintah Daerah, dengan memberikan berbagai bentuk kesejahteraan.

0 comments:

Post a Comment

Silahkan tulis komentar Anda !