Negeri Satu Gabus


widget

Thursday, 24 November 2011

Bagian-Bagian dan Fungsi Indra Penglihat


     Kelopak mata adalah bagian luar mata yang melindungi dan membasahi bagian luar bola
mata. Setiap waktu mata berkedip, cairan menyebar di
seluruh bagian depan mata kita.
Sklera merupakan jaringan kuat, berwarna putih yang
menutup bagian luar bola mata kita. Sklera berfungsi melindungi mata kita.
Iris merupakan otot. Iris mengatur jumlah cahaya
yang masuk ke mata. Iris juga merupakan bagian yang memberi warna mata. Bila kita mengatakan bahwa mata seseorang berwarna biru atau coklat, kita sedang menunjukkan warna iris.
Pupil adalah lubang di tengah-tengah iris. Cahaya
memasuki mata melalui pupil. Bila jumlah cahaya yang
akan masuk mata berubah, besar iris dan pupil juga
berubah. Pupil menjadi lebih besar dalam cahaya remang-remang dan lebih kecil dalam cahaya terang. 

     Lapisan luar mata yang jernih adalah kornea. Kornea melindungi mata. Kornea tembus cahaya, sehingga cahaya bisa memasuki pupil. Kornea juga membantu mempertemukan berkas-berkas cahaya dengan membengkokkan berkas cahaya saat cahaya tersebut memasuki mata.
     Lensa adalah bagian jernih mata yang berubah
bentuk saat kita melihat benda dengan jarak yang
berbeda. Otot lensa menempel pada lensa. Otot lensa
menarik dan mengubah bentuk lensa. Proses ini
membantu untuk mempertemukan berkas-berkas cahaya dari obyek yang dekat atau jauh.
     Retina adalah bagian mata yang terletak di bagian
belakang. Retina tersusun dari sel-sel saraf yang peka
terhadap cahaya. Di dalam retina terdapat sel-sel batang dan sel-sel kerucut. Sel-sel batang menanggapi cahaya remang-remang. Sel-sel kerucut menanggapi cahaya terang dan warna. Fungsi retina sering disamakan dengan film dalam kamera.
     Cairan vitreus adalah cairan seperti agar-agar cair
yang memenuhi rongga dalam bola mata. Cairan ini
mendorong bagian-bagian mata ke arah luar sehingga
bentuk mata tetap bulat.
Marilah kita melihat bagaimana bagian-bagian mata
di atas meneruskan berkas cahaya ke retina.
Cahaya berjalan dalam garis lurus. Jalan cahaya bisa
dibengkokkan. Mata kita dilengkapi dengan bangunan
yang dapat membengkokkan cahaya. Berkas cahaya
pertama kali dibengkokkan oleh kornea dan kemudian
oleh lensa. Lensa mengarahkan cahaya ke retina. Di
dalam retina, energi cahaya merangsang terbentuknya
impuls di dalam sel-sel batang dan sel-sel kerucut.
Impuls-impuls tersebut dibawa ke otak melalui saraf
penglihat. Di dalam otak impuls diterjemahkan,
sehingga kita melihat apa yang sedang kita lihat.



0 comments:

Post a Comment

Silahkan tulis komentar Anda !