Bahan Pemanis Pada Makanan

Rabu, 16 November 2011

Bahan pemanis adalah bahan kimia yang ditambahkan pada makanan atau minuman yang berfungsi untuk memberikan rasa manis. Dulu orang mengenal sumber rasa manis alami dari gula yang di buat dari tebu atau bit, aren, kelapa dan pemanis lain seperti madu dan buah-buahan.
Selain memberikan rasa manis ternyata gula adalah 
penyumbang kalori yang baik karena mengandung gizi untuk tubuh manusia.
Ternyata gula menyebabkan berbagai masalah baru bagi orang-orang tertentu, terutama mereka yang kelebihan kalori, kegemukan, menyebabkan kerusakan pada gigi, dan sangat berbahaya bagi penderita diabetes. Keadaan ini memacu para ahli untuk menemukan pengganti rasa manis setara dengan gula, tidak berkalori dan tidak ada nilai gizinya sehingga aman dikomsumsi bagi mereka yang perlu diet. Maka dikenalkanlah beberapa jenis gula buatan atau

gula sintetik yang mempunyai sifat manis seperti gula bahkan lebih. Beberapa contoh pemanis buatan atau sintentik yaitu sakarin, siklamat, aspartam, asesulfam dan sorbitol. Tingkat Kemanisan Relatif dari Berbagai Bahan Pemanis adalah sebagai berikut :

Nama bahan pemanis Sukrosa (gula tebu) kemanisan relatif 100
Nama bahan pemanis Laktosa (gula susu) kemanisan relatif 16
Nama bahan pemanis Glukosa (gula darah) kemanisan relatif 74
Nama bahan pemanis Fruktosa (gula tebu) kemanisan relatif 173
Nama bahan pemanis Siklamat kemanisan relatif 3.500
Nama bahan pemanis Sakarin kemanisan relatif 50.000
Nama bahan pemanis Aspartam kemanisan relatif 20.000
Nama bahan pemanis Asesulfam K kemanisan relatif 20.000



Suatu produk makanan atau minuman yang menggunakan pemanis buatan seharusnya mencantumkan jenis dan jumlah pemanis yang digunakan. Penggunaan bahan pemanis atau batasan pemakaian bahan pemanis dalam makanan harus mengacu pada WHO yang dikenal dengan ADI (Aceeptable Daily Intake) dan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 722 / Menkes / per / IX / 1988 tentang
batasan maksimum penggunaan bahan kimia dalam makanan. 

Peringatan :
Penggunaan bahan pemanis sintetik pada makanan dan minuman secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan pada tubuh, misalnya kanker kantung kemih disebabkan oleh siklamat, sedang
sakarin dapat menyebabkan tumor kantong kemih.





0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan tulis komentar Anda !

flagcounter2

Flag Counter

Dokumenku

Dataku
NUPTK : 2443743646200022
Nomor Peserta : 12021822411280
NRG : 122241919005
NIP : 196501111989031007
Nama : WASTRA
Tempat Tugas : SMP NEGERI 1 GABUSWETAN
Kabupaten : Kabupaten Indramayu
Provinsi : Jawa Barat
Kode Setfiksi : 224
Tunjanagan Profesi
Status SK : Sudah SK
Tanggal SK : 13 Mar 2013
Nomor SK : 0004.0218/C5.6/TP/T/2013
Nama pada SK : WASTRA
Golongan : 4A - Pembina
Masa Kerja : 20;0
Tempat Tugas : SMP N 1 GABUSWETAN
Kabupaten : Kabupaten Indramayu
Provinsi : Jawa Barat
Bank Penerima : Bank Jabar Banten
Cabang Bank : CABANG INDRAMAYU